Jumat, 31 Oktober 2014






Artikel - Teguran Keras

Diriwayatkan oleh Bukhari & Muslim :

Ibnu Syuaib ra berkata : Aku pernah menemui Abu Dzar di daerah Rabbah (sebuah desa diantara Syams & Madinah) aku melihat Abu Dzar ra memakai jubah dan budaknya memakai jubah yang sama pula (dalam riwayat lain berpakaian kembar dengan budaknya) dengan Abu Dzar ra kemudian aku tanyakan padanya : ya Abu Dzar kenapa engkau berpakaian sama dengan budakmu?

lalu Abu Dzar ra berkata : Aku pernah mencela/menjelekkan seseorang (budaknya) dengan ibunya (contoh: "kamu anak ibumu..." )
kemudian NabiAllah SAW bersabda : Ya Abu Dzar apakah engkau mencerca/mencela dia dengan ibunya! sesungguhnya kamu seseorang yang masih ada padamu sifat jahiliyah.

Sesungguhnya saudara-saudaramu, budak-budakmu adalah hamba-hamba Allah SWT yang dijadikanNya berada dibawah tangan (kuasa) mu & barang siapa yang saudaranya (Muslimin) berada dibawah tangan (kuasa) nya hendaknya dia memberi makan dengan (seperti) apa yang dia makan dan berilah pakaian dengan (seperti) apa yang kamu pakai dan jangan engkau bebanin mereka dengan beban yang mereka tidak sanggup olehnya dan jika engkau berikan beban maka bantulah mereka.

Karena teguran keras ini maka Abu Dzar ra selalu ingat sampai-sampai beliau berpakaian kembar dengan budaknya, karena takutnya Abu Dzar ra membeli baju selau dua (untuk budaknya satu). ini semuanya karena diatas hikmah, teguran keras ini tepat pada waktunya, tepat pada tempatnya dan sesuai dengan orangnya maka teguran keras ini berbuah hikmah dan manfaat.

©2008 Kementerian Agama Republik Indonesia Pusat Informasi Keagamaan dan Kehumasan
Halaman ini diproses dalam waktu 0.003966 detik